Catatan Perjalanan

Yang Asing di Kampung Cikapundung Kolot

Mungkin saya terlalu lama jalan-jalan di pusat kota Bandung hingga merasa asing saat berjalan-jalan di Kampung Cikapundung Kolot. Saya asing dengan senyum ramah nan tulus yang diberikan warga kampung. Saya juga merasa asing saat mereka kenal nama dan alamat tetangga mereka.

Tidak hanya terasing saja, saya juga melihat hal-hal yang jarang saya temukan di pusat kota. Warga duduk santai di depan rumah mereka yang saling berimpitan. Tidak hanya duduk saja, mereka juga mengobrol segala hal. Ibu-ibu membicarakan gosip artis terkini. Anak-anak menceritakan sinetron atau kartun yang terkini. Bapak-bapak berbagi cerita pekerjaan dan peliharaan mereka.

Tidak hanya itu saja yang membuat saya asing, saya juga merasa asing saat beberapa kali bertemu dengan orang-orang yang bisa bercerita tentang lingkungan tempat tinggalnya. Misalnya, seorang kakek yang bercerita tentang asal muasal Pulo Unrust dan Sungai Cikapundung Kolot. Atau seorang ibu rumah tangga yang menceritakan fungsi dan tujuan biodigester dekat rumahnya.

Seasing ini kah saya dengan Kampung Cikapundung Kolot? Padahal kampung ini berlokasi dekat dengan mall yang menjadi tempat saya mencari hiburan. Aneh ya?

Advertisements

One thought on “Yang Asing di Kampung Cikapundung Kolot

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s